Tugas Informatika 8F Kenzie
SEMANIS CARAMEL
Aku Carla, Gadis yang berusia 16 tahun. Aku bekerja menjadi seorang barista,setiap hari sepulang sekolah aku selalu bekerja. Terdengar melelahkan bukan?hahaha. Aku tidak pernah ingin merasakan hal-hal yang membuat hatiku sakit, apa lagi dengan yang namanya "pacaran" bahkan sekalipun tidak pernah terlintas di benak ku untuk berpacaran lagi. Hingga pada suatu hari aku bertemu dengan Sadam. Seorang pria berusia 18 tahun. Aku mengenalnya karna dia pernah datang ke tempat dimana aku bekerja. Awalnya aku mengajak temanku yang bernama Raka untuk datang dengan tujuan agar tempatku bekerja ramai hahaha namun ternyata Raka mengajak Sadam dan beberapa teman lainnya. Tapi aku tidak menyesal mengajak temanku datang lalu berkenalan dengan sadam, dia pria yang baik dan juga lucu.
Sehari dimana setelah Sadam,Raka, dan beberapa teman Raka yang lainnya datang ke tempatku bekerja, Aku dan Sadam mulai berkomunikasi melalui instagram bahkan kami sempat beberapa kali bertemu maupun berdua maupun dengan Raka,Yora sahabatku dari sd, dan teman Raka lainnya. Sebulan kemudian Aku dan Sadam semakin dekat, pasti kalian bertanya-tanya "lalu apa yang terjadi dengan Carla dan Sadam selanjutnya?" hahaha. Yup.. mereka akhirnya berpacaran, seorang Carla yang tidak pernah memikirkan ingin berpacaran lagi menerima pernyataan cinta dari seorang Sadam.
Mereka pun berpacaran tepat pada tanggal 6 mei 2022 namun selama mereka berpacaran jarang sekali ada pertengkaran diantara mereka, kalaupun ada itu mungkin karna Carla yang cemburu dengan temannya Sadam atau Sadam yang sibuk dengan tugas atau teman-temannya hahaha. Dua bulanpun berlalu,Sadam dan Carla tidak memiliki masalah apapun di hubungan mereka hingga hari dimana Sadam mendekati katekisasi sidi mungkin kalian terkejut karna aku tidak menjelaskan bahwa aku dan Sadam berbeda agama. Tapi ya.. begitulah adanya aku dan Sadam berbeda agama, dan mungkin itulah penyebab kita berpisah. Sadam memutuskanku setelah katekisasi sidi dan aku tidak bisa berbuat apa-apa dan menerima permintaannya.
Sedikit menyakitkan karna dia memutuskanku hari dimana aku mulai beranjak masuk ke smk yang bisa di bilang sekolah baruku dan dia lah orang pertama yang berpacaran denganku paling lama. Mungkin bagi orang-orang yang terbiasa berpacaran lama waktu "dua bulan" itu biasa tapi bagiku tidak, banyak kenangan indah di dalamnya. Beberapa bulan kemudian aku mulai mencoba melupakannya dan membuka hati kepada orang baru namun hubunganku selalu bertahan hanya sebulan.
Mungkin sudah sangat terlambat bagiku untuk mendapatkan hatimu kembali karna kata Raka kamu sedang dekat dengan wanita lain. Jadi.. aku hanya berharap kamu bahagia dengannya. Meskipun ada solusi dari hubungan kita bahwa aku akan pindah ke agamamu tapi aku rasa solusi itu sudah tidak memiliki arti bagimu. Akupun sedang berusaha melupakanmu namun nyatanya hari demi hari, Waktu demi waktu aku masih belum bisa melupakanmu. I still love you and will always love you, Sadam.
Komentar
Posting Komentar